DEMO di MAKASSAR MENENTANG PRESIDEN DATANG

DEMO di MAKASSAR MENENTANG PRESIDEN DATANG

Aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa UNM bertepatan kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Clarion Hotel,  memakan banyak korban. Tercatat lima polisi, tiga di antaranya dari Satuan Brimob luka-luka akibat kena lemparan batu mahasiswa. Ada juga yang pingsan karena tidak tahan gas air mata. Sebaliknya, pihak kepolisian juga menangkap empat orang mahasiswa yang terlibat demo anarkis. Demo anarkis ini berlangsung sekira tiga jam. Ribuan mahasiswa UNM yang berkumpul di Jalan Raya Pendidikan di samping kampus mereka sekira pukul 10.00. Mereka dijaga ketat sekitar 500 anggota Samapta Polrestabes Makassar bersama Satuan Brimob dan dibantu puluhan anggota TNI. Awalnya, beberapa perwakilan dari mahasiswa UNM melakukan negosiasi dengan Kasat Samapta Polrestabes Makassar. Mahasiswa itu meminta agar diberi ruang melakukan orasi sambil aksi teaterikal di sekitar ujung Jalan Raya pendidikan. Namun, aparat tidak mengizinkan. Setelah tiga kali negosiasi tidak ada kesepakatan, tepat pukul 12.00 mahasiswa mulai mendekati barisan aparat. Demo yang terjadi di Makassar ini diakibatkan karena Presiden menghadiri rapat kerja Gubernur di Clarion Hotel dan meresmikan sejumlah proyek yang ada di Sulsel. Beberapa saat kemudian, beberapa mahasiswa melempar batu ke aparat petugas. Lemparan mahasiswa itupun dibalas petugas dengan lemparan batu dan tembakan gas air mata. Akibat aksi tersebut lima anggota polisi mengalami luka-luka. Bukan hanya aparat yang luka-luka dalam aksi ini melainkan dua wartawan juga terkena lemparan batu. Tetapi ada kejadian unik dalam aksi demonstrasi ini, saat mahasiswa sedang berorasi dengan mikrofon, dari arah masjid RS Ibnu Sina, terdengar suara ceramah seorang ustadz. Bahkan suaranya menenggelamkan suara mahasiswa yang berorasi. Munculnya ceramah itu berawal dari orasi mahasiswa saat azan dan salat duhur berlangsung. Si penceramah juga menyindir mahasiswa bahwa saat waktu salat masuk, seharusnya demonstrasi dihentikan dulu dan segera ke masjid untuk salat. Bagian humas UNM mengatakan usai demonstrasi ada empat mahasiswa UNM yang ditangkap petugas. Seorang juga dilarikan ke rumah sakit terdekat karena terkena lemparan balasan dari aparat. Humas UNM tersebut mengatakan, awalnya mahasiswa sebenarnya hanya ingin melakukan aksi damai. Tapi tiba-tiba ada beberapa oknum pemuda yang melempar ke arah petugas. “Yang melempar pertama tadi itu bukan dari mahasiswa UNM. Semua korlap dari sembilan fakultas sudah memerintahkan mahasiswa UNM masuk dalam kampus. Jadi saya heran kenapa tiba-tiba ada yang melempar ke arah petugas” ujar bagian humas kampus tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: